NO VIRAL NO JUSTICE · PUBLIC CASE REVIEW

DUA PERKARA. BACA DOKUMENNYA. NILAI SENDIRI.

Website ini membuka perkara yang dipersoalkan kepada publik dengan ringkasan yang mudah dipahami, sumber primer, putusan pengadilan, dan ruang opini.

Charlie Chandra

CHARLIE CHANDRACHARLIE CHANDRA
ISU UTAMA PEMALSUAN LAMPIRAN 13 DALAM PROSES BALIK NAMA WARISPASAL Pasal 263 ayat (1) jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Ahli waris dipenjara saat mengurus balik nama tanah keluarganya.

Menurut posisi Charlie, tanah tersebut telah bersertifikat, PBB dibayar sekitar 35 tahun, dan pajak proses balik nama juga telah dibayar. Namun ketika mengurus balik nama waris, Charlie justru dipidana karena dituduh memalsukan Lampiran 13.

SHM SUDAH ADADasar hak keluarga tercatat.±35 TAHUN BAYAR PBBKewajiban pajak terus dijalankan.PAJAK BALIK NAMA DIBAYARProses ditempuh melalui administrasi pertanahan.BERUJUNG PIDANALampiran 13 menjadi objek tuduhan pemalsuan.

Charlie menyatakan tidak pernah membuat, mengisi, atau menandatangani Lampiran 13; ia hanya memberikan kuasa untuk mengurus balik nama.

BACA CHARLIE CHANDRA →

Kenapa Anda perlu berpartisipasi?

KARENA HUKUM YANG BAIK MEMBUTUHKAN MASYARAKAT YANG MAU MEMBACA, BERPIKIR, DAN BERSUARA.

Partisipasi Anda bukan untuk membela satu orang atau menyerang pihak lain. Kami mengundang masyarakat, akademisi, praktisi, jurnalis, dan siapa pun yang peduli pada kualitas penegakan hukum untuk membaca sumber primer, menyampaikan pendapat secara independen, dan ikut menjaga agar hukum bekerja secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

01

Suara publik ikut menjaga akuntabilitas.

Putusan pengadilan memang dibuat oleh hakim, tetapi kualitas sistem hukum juga bergantung pada keterbukaan, kritik yang bertanggung jawab, dan perhatian masyarakat terhadap bagaimana hukum diterapkan.

02

Pendapat Anda dapat memperkaya diskusi hukum.

Perspektif akademisi, praktisi, pelaku usaha, jurnalis, maupun masyarakat umum dapat membantu menunjukkan pertanyaan yang terlewat, perbedaan penafsiran, atau bagian proses yang layak diperiksa lebih jauh.

03

Berbeda pendapat tetap penting.

Kami tidak meminta pembaca memberikan opini yang mendukung. Pendapat yang kritis, netral, atau berbeda justru penting selama didasarkan pada dokumen dan alasan yang dapat diuji.

04

Hukum yang sehat membutuhkan keberanian untuk peduli.

Ketika masyarakat memilih membaca sumber primer dan menyampaikan pendapat dengan bertanggung jawab, kita ikut membangun budaya hukum yang lebih terbuka, rasional, dan adil untuk siapa pun.

BERSUARA BUKAN BERARTI MENGHAKIMI. BERSUARA ADALAH BAGIAN DARI KEPEDULIAN TERHADAP HUKUM DI NEGERI INI.

Pilih salah satu kasus, baca sumber primernya, nilai sendiri, lalu sampaikan opini Anda. Jika menurut Anda diskusi ini penting, bagikan kepada orang lain agar semakin banyak pendapat independen yang dapat didengar.

Prinsip website

JANGAN PERCAYA KEPADA KAMI. PERIKSA SUMBER PRIMERNYA.

Kami membedakan fakta yang tertulis dalam putusan, posisi hukum pihak yang berperkara, dan keterangan keluarga yang masih memerlukan pemeriksaan. Pembaca bebas memberi opini yang mendukung maupun berbeda.

Xf◎WhatsAppCAPTION TERSALIN